Razia Peti Di pelepat Kab Bungo Rusuh Kapolsek Ditikam Warga Dari Belakang Sa’ad mengamankan warga

220
Mobil yang dihadang oleh warga Pelepat.

Metro independen – Bungo ,memang selama ini,kerap terjadi tambang ilegal penambangan emas Tampa izin oleh oknum pihak – pihak lain termasuk Didaerah kecamatan Pelepat dusun baru Pelepat sampai Kedusun batu kerbau pada tahun 2011 – 2014 .

Kini terjadi lagi penambangan liar di daerah ini,memang tidak bisa dipungkiri lagi keadaan perekonomian masyarakat pada saat ini miris sangat menyulitkan sebab harga karet dan.sawit jauh menurun kodisi inilah diduga sangat menyulitkan perekonomian masyarakat.

Faktor ekonomi yang kurang baik inilah penyebabnya masyarakat sehingga melakukan segala cara untuk bekerja demi menafkahi keluarganya .Namun ketika tambang ilegal beroperasi pakai alat berat dan diketahui pihak keamanan kepolisian resort langsung meninjau kelapangan terbukti bahwa penambangan emas Tampa izin telah beroperasi sehingga pihak Polsek Pelepat
berupaya keras menertibkan aktivitas PETI menggunakan alat berat tersebut yang berlokasi di Pelepat dusun batu kerbau.

Tim yang dipimpin oleh Kanit Tipidter Polres Bungo, Kurniadi menuju kelokasi aktivitas PETI, di dusun Batu Kerbau, Minggu (10/05) untuk melakukan razia. Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan dua terduga pelaku beserta bukti dua komputer alat berat.

Gambar masyarakat minta kepada polisi agar warga yang ditangkap dapat dilepaskan..

Inilah Mobil Petugas Kepolisian Dirusak MassaSaat kembali ke Bungo pada Minggu sore, tim ini dihadang sekitar 400 orang masyarakat. Saat itu, Kapolsek Pelepat Suhendri juga berupaya menenangkan masyarakat. Tapi masyarakat meminta agar rekannya dilepaskan.

Karena tidak dituruti, akhirnya terjadi keributan. Kapolsek Suhendri sempat ditikam pada bagian pantat. Sementara kendaraan juga turut dirusak dengan menggunakan kayu, batu dan sajam.

Karena mendapatkan perlawanan, akhirnya petugas ini lari menyelamatkan diri ke base camp PT PML. Pada Minggu malam tim gabungan bersama Kapolres Bungo dan Dandim 0416/ Bungo Tebo melakukan penjemputan.

“Malam ini kita menjemput rekan-rekan kita yang dalam ditahan warga, dan kita melakukan evakuasi, Alhamdulillah semuanya selamat tidak kurang satu apapun ,” ucap Kapolres Bungo AKBP. Trisaksono Puspo Aji.

Kapolres juga menghimbau agar warga yang melakukan perlawanan terhadap anggota di lapangan, untuk menyerah diri. Apabila tidak memyerahkan diri maka akan ditindak tegas sesuai aturan.

“Bila yang melakukan perlawanan tidak menyerahkan diri maka, akan ditindak tegas. Pada intinya kita serius dan fokus untuk memberantas PETI dengan cara apapun di wilayah hukum Polres Bungo, “tegas Kapolres.

Untuk diketahui, ratusan massa tersebut bukan hanya dari laki – laki saja, bahkan ada juga para wanita. Dari informasi diperoleh, ratusan massa itu memang sudah menanti petugas yang melakukan razia akibatnya menjadi rusuh ( team,red )

Silahkan Komentar Berita nya