Jelang Pencoblosan, Gerakan Ganti Bupati Bungo Kian Mencuat..

169

Metro independen – Desakan perubahan dari masyarakat Bungo yang menginginkan pemimpin baru, tampaknya sudah masif terjadi. Tidak hanya sebatas retorika, kerisauan masyarakat itu digaungkan dalam gerakan tahun 2020 ganti Bupati Bungo.

Gerakan yang diinisiasi langsung oleh masyarakat haus akan perubahan ini dibenarkan oleh Direktur Utama Tim Pemenangan SZ-Erick, Syarkoni Syam. Kata Syarkoni, gerakan ganti Bupati Bungo menggema tidak hanya di media sosial (medsos), tetapi juga sangat mencuat di masyarakat arus bawah.

“Ya, alhamdulillah. Masyarakat memang sudah sangat pintar dalam memilih pemimpin yang nyata bekerja. Masyarakat seperti jenuh pembangunan dan minimnya perhatian dari pemerintah saat ini,” tegas politisi yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Bungo dua periode ini.

Syarkoni menjelaskan, mayoritas masyarakat Bungo juga sudah paham dengan hasil kerja Sudirman Zaini (SZ) selama menjadi Bupati Bungo periode tahun 2011-2016. Mulai dari bandara, jalan dua jalur, pembangunan pasar modren dan insfratuktur serta progran bantuan PDPM kala itu.

“Kalau ada yang bilang SZ baru berjanji, itu berarti matanya kurang melek dengan keberhasilan SZ selama menjadi bupati. Malah sebenarnya, SZ yang sudah terbukti hasil kerja nyatanya, bukan cuma PHP dan angan-angan belaka,” terangnya lagi.

“Saya tau persis, karena saat itu saya Wakil Ketua DPRD. Kesungguhan beliau untuk rakyat, sangat luar biasa,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan Syarkoni, wacana yang digaungkan masyarakat mengganti bupati ini bukan barang baru. Melainkan, sudah bergema sejak dirumahkannya ratusan honorer dan defisit anggaran Bungo yang terburuk sepanjang sejarah bungo terjadi.

“Insya Allah, kita yakin itu terjadi. Nomor satu SZ-Erick paling berpeluang dilantik jadi Bupati dan Wakil Bupati Bungo. 9 Desember nanti jadi hari bersejarah Bungo,” tandasnya. (TMC SZ-Erick)

Silahkan Komentar Berita nya