Panen Lele Sebanyak 250 kg, Warga Binaan Rutan Dumai Berhasil Terapkan Ilmu Hasil Pelatihan Dari Pertamina Dan BLK.

241

Metro independen – Setelah mengikuti serangkaian pelatihan dan pembinaan dari Pertamina dan Balai Latihan Kerja (BLK) wilayah Dumai, warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Dumai berhasil panen lele sebanyak 250 kg pada Sabtu (05/06/21).

Panen lele yang berlokasi di Rutan Kelas II B Dumai tersebut dihadiri oleh perwakilan Pertamina Refinery Unit (RU) wilayah Dumai, Bambang Imawan, Kepala Rutan II B Dumai, Pance Daniel, serta warga binaan rutan sebagai penerima manfaat _Corporate Social Responsibility_ (CSR) Pertamina.

Di tempat terpisah, Unit Manager Communication, Relations, & CSR RU wilayah Dumai, Imam Rismanto, menjelaskan bahwa program pelatihan dan pembinaan yang telah berlangsung mulai dari bulan Februari 2021 ini sudah bisa terlihat hasilnya.
o
“Dengan dilakukannya panen lele perdana ini membuktikan bahwa warga rutan juga mempunyai kapabilitas dan keterampilan yang cukup yang dapat mereka manfaatkan saat mereka kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Hasil panen lele tersebut kemudian dijual kepada rekanan.

Keuntungan yang didapatkan sebagian diberikan kepada warga binaan dalam bentuk tabungan dan sebagian lagi dijadikan modal untuk melakukan program pembinaan kepada warga rutan lainnya secara bergantian.

“Dengan pola seperti ini diharapkan program dapat berjalan secara berkelanjutan dan mandiri,” kata,Imam.

Pance Daniel menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina dan BLK atas program yang telah dilaksanakan. “Semoga program ini dapat terus berlanjut dan membawa kebermanfaatan yang besar bagi masyarakat khususnya warga binaan rutan II B Dumai ini,” ungkapnya.

“Kami berharap pelatihan dan pembinaan yang telah dilakukan bisa menjadi bekal mereka untuk memulai awal yang baru dan menjadi insan yang lebih baik dari sebelumnya,” tutup Imam.

Program pelatihan dan pembinaan budidaya lele yang telah berlangsung sejak awal tahun 2021 ini sejalan dengan tujuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Perusahaan dan tercakup dalam poin 12 _Sustainable Development Goals_ (SDGs) yakni _Responsible Consumption and Production_. Sasaran dari program ini adalah warga binaan yang telah memasuki 1/3 masa tahanan guna mempersiapkan mereka saat kembali ke masyarakat terutama di era persaingan yang semakin ketat pada saat ini.(Tim,red)

—‐—————-
Unit Manager Communication, Relations, & CSR RU wilayah Dumai
Pertamina

Silahkan Komentar Berita nya