Transparansi Kelola Dana Desa,Rio Sekabupaten Bungo Ikuti Workshop Aplikasi Siskeudes

279

Metroindependen.com,Bungo-Hasil Evaluasi Implementasi Sistem Tata kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes 2.0, menjadi pokok pembahasan dalam pelaksanaan Workshop yang dilaksanakan di Ballroom Semagi hotel Bungo,Selasa (22/01/19).

Kegiatan ini dibuka oleh Sekda kabupaten Bungo Drs.H.Ridwan,Is,MM dengan menghadirkan pengulas materi diantaranya DPR RI Komisi XI Dra.Hj.Elviana,BPKP Iskandar Novianto,.Ak,.MSi BPK RI Dede Sukarjo,SE.,MM,Ak,Ca, BPKP Perwakilan Jambi Alexander Rubi Satyoadi,Se,Me, serta di ikuti unsur OPD Kabupaten Bungo ,para Camat, Rio (Kepala Desa) sekabupaten Bungo dan sebagian dari kabupaten Tebo.

Sejalan dengan amanat Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah nomer 43 tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang – Undang Nomer 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka sebagai tindak lanjutnya juga telah dilaksanakan berbagai program kebijakan dari tingkat Pusat hingga Daerah, termasuk salah satunya menjadi fokus perhatian adalah berkaitan dengan adanya Dana Desa. Untuk itu diharapkan dengan adanya Workshop ini kedepannya Dana Desa (DD) pengelolaan dan pemanfaatannya harus benar-benar efektif dan tepat sasaran.

“Saya berharap dengan adanya pembekalan ini, Rio (kades) mengetahui tata cara mengelola keuangan dengan baik sehingga perencanaan dan pelaksanaannya dapat di lakukan dengan benar dan dapat dipertanggung jawab kan,” Jelas H.Ridwan

Sementara itu anggota DPR RI Komisi XI Dra,Hj,Elviana,MSi ” Komisi XI yang merupakan central pembahasan masalah dana desa
mengatakan dari laporan BPK ke komisi XI dari 141 desa di kabupaten Bungo ini baru 92 desa yang mengunakan SISKEUDES jadi masih ada sekitar 49 desa yang belum, kalau ini di biarkan efek penggunaan dana desa belum efektif, dan takutnya akan ada penyimpangan penggunaan dana desa.

“Aplikasi Siskeudes ini saya harapkan dapat diterapkan dengan baik oleh semua Desa yang ada di Kabupaten Bungo, agar dapat memaksimalkan pengelolaan dan menjadikan keuangan Desa semakin akuntabel juga transparan, guna mengakselerasi pencapaian target pembangunan”papar Elviana (Nsl)

Silahkan Komentar Berita nya