DPRD Bungo Gelar Rapat kordinasi Dengan Pihak Mahasiswa Himalum Bahas Keberadaan PT.Limbur Lubuk Mengkuang

128
Gambar DPRD Bungo rapat bersama mahasiswa HiMALUM bahas keberadaan PT Limbur lubuk mengkuang

Metro indpenden – DPRD Bungo bersama dengan pihak mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Lubuk mengkuang ( HiMALUM ) rapat kordinasi dan membahas tentang keberadaan PT.Limbur lubuk Mengkuang pada hari Senin(24/02.), Di Ruang rapat paripurna Banmus DPRD Kabupaten Bungo.

Yang mana beberapa hari yang lalu Himalum menggelar aksi di gedung DPRD mempertanyakan nama perusahaan PT Limbur lubuk mengkuang diambil dari nama Desa .

Dan pihak perusahaan tidak ada kontribusi buat masyarakat Limbur.

Mediasi tersebut di pimpin oleh wakil DPRD Bungo Jumiwa Aguza,SM, anggota DPRD Bungo, Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas TPH Bun dan pihak PT Bungo Limbur.

Adapun isi mediasi antara DPRD Bungo dengan Himalum sebagai berikut, pimpinan dan anggota DPRD Bungo telah mengadakan rapat dengar pendapat umum (RDPU) tentang permasalahan tenaga kerja dan dana CSR PT Bungo Limbur.

Dari hasil rapat dengar pendapat umum (RDPU) tersebut dapat disimpulkan bahwa
1.Kepada PT.Bungo Limbur diharapkan memfasilitasi/memperhatikan 5 KUD yang ada di Limbur Lubuk mengkuang.

2. Dalam permasalahan tenaga kerja Kepada PT.Bungo Limbur diharapkan merekrut dari masyarakat Limbur Lubuk Mengkuang sesuai dengan kemampuan PT Bungo Limbur tersebut.

Agus Syaputra sebagai koordinator Himalum mengatakan, pertama saya ucapkan terimakasih kepada pimpinan DPRD dan anggota DPRD Kabupaten Bungo yang sudah mau adakan mediasi antara Himalum dengan PT.Bungo Limbur.

“Agus menambahkan bahwa hasil mediasi ini kami terima sebagai bentuk perhatian PT Bungo limbur dengan masyarakat Limbur Lubuk Mengkuang,”Ujar Agus Syaputra.

Terkait dengan masalah CSR yang di keluarkan oleh PT Bungo Limbur untuk 5 KUD yang ada di Desa Limbur, saya berharap kepada perusahaan terkait agar benar2 mengeluarkan CSR dengan seadil-adilnya.( Team,red )

Silahkan Komentar Berita nya