Wakil bupati Bungo bahas penetapan status siaga darurat bencana wabah virus Corona Covid – 19.

87
Gambar wakil bupati Bungo membahas status dampak virus Corona 19..di Bungo dan diperpanjang sampai tanggal 29 Juni tahun 2020

Metro indpenden – Wakil Bupati Bungo H.Safrudin Dwi Aprianto,S.Pd membahas yang berkenaan dengan penetapan status siaga darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Kabupaten Bungo.

Pembahasan tersebut berlangsung di ruang utama Kantor Bupati Bungo, Jum’at (29/05).

Dihadiri oleh sekda Bungo Mursidi, Dandim 0416 Bute Letkol.Inf.Widi Rahman, Wakapolres Bungo Kompol Yudha Pranata,S.Ik,MH, seluruh Kepala OPD dilingkup Kabupaten Bungo, para Kabag, Camat dan tamu undangan yang lainnya.

Wakil Bupati Bungo H.Safrudin Dwi Aprianto,S.Pd mengatakan, hari ini kita bersama unsur forkopimda dan dinas terkait membahas status siaga yang hari ini berakhir.

“Status siaga menjadi status tanggap darurat ini di mulai dari tanggal 29 Mei 2020 hingga tanggal 29 Juni 2020,”Ujar Wabup.

Tadi kita sudah melihat dari dampak ekonomi sosial covid 19 Kabupaten Bungo,kami tadi juga mendengarkan saran dan pendapat dari teman – teman.

“Wabup menambahkan saran pertama resmi pemerintah Kabupaten Bungo menaikkan status dari siaga status menjadi tanggap darurat berlaku dari sekarang tanggal 29 mei hingga tanggal 29 Juni 2020 mendatang.

Saran kedua seluruh OPD itu akan siaga penuh untuk pencegahan atau penanganan covid19 di Kabupaten Bungo, termasuk juga di Pemerintah Kecamatan maupun di pemerintah dusun akan semua kita libatkan.

Saran ketiga : Kita akan buka kembali dan kita akan perketatkan penjagaan pos covid kita di daerah perbatasan, baik di perbatasan Bungo – Merangin, Bungo – Tebo, dan Bungo – Dhamasraya akan kita perketatkan penjagaan,”Tambah Wabup.

Sedangkan untuk di dunia pendidikan sudah kita putuskan bahwa di Bungo sudah sebanyak lima kali perpanjangan libur anak sekolah.

“Hari ini kita kembali perpanjang libur anak sekolah selama seminggu sampai kita evaluasi nanti,”cetus Wabup.

Ketika kondisi sudah memungkinkan kalaupun nanti masuk sekolah tentu dengan protokol kesehatan secara ketat nantinya.

“Sekarang kita akan merumuskan nanti antisipasi kalau emang kita masuk sekolah tentu dengan kerapian protoko kesehatannya,”ungkap Wabup.( Team,red )

Silahkan Komentar Berita nya