Pemkot Dumai Rencanakan Pembangunan Eco Wisata Satwa.

230

Metro independen – Pemerintah Kota Dumai telah merencanakan pembangunan Eco Wisata Taman Satwa / Lembaga Konservasi di Kawasan Wisata Pantai Marina Puak, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai.

Hal ini merupakan inisiasi Pemko Dumai melalui Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS dan berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Dinas PUPR Kota Dumai dan Dinas Pariwisata, untuk kerjasamanya melalui Sekretariat Daerah Kota Dumai Bidang Kerja Sama dan lain-lain.

Rencana pembangunan Lembaga Konservasi ini akan melibatkan pihak ke 3 dan Pemko Dumai melalui sistem dan mekanisme perizinan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI atas usulan Pemerintah Kota Dumai ketika Ibu Menteri LHK berkunjung ke Kota Dumai dan disetujui oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Karena status lahan Pantai Marina Puak adalah lahan Pemko Dumai, perlu adanya kerjasama dan mengintegrasikan antara kawasan wisata sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Dumai dengan Rencana Pembangunan Eco Wisata Taman Satwa atau lebih spesifiknya Kebun Binatang di Kota Dumai.

Nantinya Pembangunan Eco Wisata Taman Satwa akan dibagi beberapa zona, yaitu zona burung/unggas, zona mamalia, zona buas, zona edukasi, zona rekreasi, dan zona konservasi.

Dengan luas kawasan 40 hektar (Lahan Pemko) dan 10 hektar direncanakan akan dimanfaatkan sebagai kandang pemeliharaan, kandang perawatan, kandang pengembangbiakan, kandang peragaan dan fasilitas pendukung lainnya.

Dengan adanya kebun binatang ini intinya akan ada sebuah kolaborasi aktivitas kepariwisataan antara wisata bahari dan kebun binatang di wilayah Pantai Marina Puak Teluk Makmur sehingga dapat menambah daya tarik dan kunjungan wisatawan lokal maupun interlokal, ditambah dukungan aksesibilitas jalan tol yang mempermudah wisatawan berkunjung ke Dumai.( Tim,red )

Silahkan Komentar Berita nya