Bupati Bungo Mashuri sp.ME Bentuk Tim Untuk Penanggulangan Bencana Alam.

90

Metro independen.com – Bertempat di Ruang Utama Kantor Bupati, Bupati Bungo H.Mashuri.SP.ME membentuk tim penanggulangan bencana.Senin(01/01).

Turut hadir dalam acara ini Kasdim 0416 Bute, Para Staf ahli, Asisten, Kepala OPD, dan para camat di lingkup Kabupaten Bungo.

Bupati Bungo H.Mashuri menyampaikan dalam pidatonya, Dalam rangka menanggulangi Bencana alam di Kabupaten Bungo sampai saat ini kita pantau bersama kita masih cukup terkendali kejadian-kejadian di daerah.

“Kita bisa melihat dari keadaan dan laporan cuaca dari BMKG, bahwa curah hujan yang tinggi itu termasuk ke wilayah Sumatera terdapat di Provinsi Jambi, dan curah hujan yang tinggi itu juga termasuk di wilayah Barat Provinsi Jambi mulai dari Kerinci, Sungai Penuh, Merangin, kabupaten Bungo.”Ujarnya.

Untuk Kabupaten Bungo sendiri termasuk curah hujan yang cukup tinggi, untuk itu untuk menghadapi keadaan cuaca yang telah ditetapkan curah hujan cukup tinggi perlu kita antisipasi, kita tidak bisa menghindari bencana alam, kita tidak bisa menghindari perubahan musim, tapi yang bisa kita lakukan adalah meminimalisir resiko ketika terjadi bencana ketika terjadi tanah longsor, terjadi hujan deras dan lain sebagainya.

“Untuk itu kita tidak bisa hindari itu tapi kita bisa meminimalisir resiko yang terjadi akibat bencana tersebut yaitu untuk meminimalisir resiko tentu butuh dalam hal pengendalian meminimalisir resiko resiko yang terjadi akibat bencana alam.”

Kami berharap terus berkoordinasi agar kegiatan meminimalisir resiko tadi bisa berjalan dengan baik kami minta ada orang-orang yang bertanggung jawab di masing-masing OPD, sehingga informasinya lancar.,”Ungkap Bupati.

Sementara itu Kepala Badan BPBD Kesbangpol Bungo Tobroni Yusuf juga mengatakan,unuk diketahui bahwasanya Bupati bersama Pak Dandim, Kapolres, unsur Forkopimda, dan kepala OPD sangat komitmen berkaitan dengan mitigasi bencana di alam ini.

Gunanya untuk mengantisipasi tingkat kerawanan bencana, kita mengetahui bahwasanya hasil laporan dari badan ?Meteorologi dan Geofisika tingkat curah hujan untuk Provinsi Jambi pada umumnya relatif tinggi.

Oleh karena itu kita selaku lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah adalah ini mengkomunikasikan terkait guna mengantisipasi kondisi kondisi di lapangan.

Tobroni menghimbau kepada seluruh OPD menginventarisir potensi-potensi yang dapat kita manfaatkan manakala terjadi bencana salah satu contoh tokoh masyarakat, tokoh adat, kendaraan mobil seperti fasilitas-fasilitas negara yang ada di Dusun.

Tobroni menambahkan di Kabupaten terdiri dari 17 Kecamatan dari 17 Kecamatan Hanya dua Kecamatan saja yang tidak terlibat dari kawasan rawan banjir dan bencana longsor, yaitu di Kecamatan Rimbo Tengah, dan Bungo Dani.( Team )

Silahkan Komentar Berita nya