BALAI – BKSDA DAN KEMANTRIAN LHK PROVINSI JAMBI BENTUK KELOMPOK TANI PENGELOLAAN PAGARLISTRIK GAJAH

Mentro Independen – kepala balai konserpasi sumber daya alam dan kementrian lingkungan hidup dan kehutanan provinsi jambi bekerja sama dengan beberapa desa di kabupaten tebo di kecamatan sumay pada 27 – okt – 2020 sekira pukul 9 wib bertempat di aula kantor desa Muaro se kalo .

” Acara tersebut berjalan dengan alot , nama – nama desa yang terdaftar dalam kelompok tani pengelola pagar listrik gajah ialah , desa Muaro sekalo peserta 20 orang desa suo – suo terdapat dua kelompok desa Muaro kilis terdapat 10 orang desa semambu terdapat 10 orang desa pemanyungan 10 orang desa lubuk madrasah 20 orang ada pun nama – nama desa tersebut itu lah yang menjadi sebagai contoh dan bekerja dalam membimbing pengelolaan jenis binatang yang wajib kita lindungi .

Acara ini yang menjadi pembiaca atau nara sumber dari balai KSDA ialah kepala kantor KSDA provinsi jambi yang di wakili oleh kepala bidang BKSDA provinsi jambi Wawan Gunawan ,SH. dan yang mewakili dari kementrian LHK nama nya Koes nadi Wira sapoetra dan dari kecamatan sumay di wakili lansung oleh bapak kepala desa Muaro se kalo Suherman dan kelompok FZS di wakili oleh bapak Albert dan jumlah dari tenaga atau team BKSDA sebanyak 6. orang dan masing – masing peserta acara penyuluhan pembinaan kelompok tani untuk pengelolaan pagar listrik gajah ter sebut yang hadir kurang lebih seratus orang ter masuk staf kantor desa dan masyarakat desa setempat .

Dalam pidato nya bapak kepala desa Muaro sekalo Suherman mengajak masyarakat desa dan pemerintahan dess yang ter cantum di anggota kelompok tani pengolaan pagar listrik gajah , kalau kito tidak mau untuk menerimo nyo ber arti kito bukan masyarakat yang mau maju , tutur Suherman.

Dan di sisi lain kata sambutan oleh kepala balai BKSDA provinsi jambi yang di wakili oleh kepala bidang Wawan Gunawan Wira Sapoetro SH, pidato nyo saya menyampai kan mohon maaf karna kepala BKSDA provinsi jambi tidak bisa ikut hadir , maka dari itu saya sendiri dan juga ada 6 orang yang turut hadir di acara ini , pesan – pesan yang disampai kan ialah kami sebagai dari balai dan juga dari kementrian LHK bersama kelompok FZS hanya untuk pvinaan saya , tapi kalau tidak kita semua akan merasa rugi , karna kalau bukan kita siapa lagi , yang untuk melestarikan budaya perlindungan terhadap binatang – binatang mamaliar seperti gajah , harimau ,burung – burung , dan seperti rusa banyak lagi yang lai nya , tutur Kabid BKSDA.

Dengan ada nya acara pembinaan ini kita semua merasa senang karna kita sudah tau apa yang di jelas kan oleh bapak – bapak dari balai BKSDA dan Kementerian LHK dan FZS dengan ads nya acara kita dapat menimba ilmu tentang pengelolaan pagar listrik gajah ,tutup FATHUR RAHMAN

Silahkan Komentar Berita nya

News Feed