Menteri LHK Siti Nurbaya Tanam Mangrove Di Dumai,PEN Manggrove Tahun 2021 Di- Riau Di Mulai.

Metro independen – Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar bersama dengan Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Sekdaprov Riau, Walikota Dumai Paisal dan Wakil Walikota Dumai, Harris, dan jajaran pejabat KLHK serta seluruh unsur Forkompimda Kota Dumai, melakukan penanaman mangrove di Pantai Purnama, Sabtu (10/4/2021).

Ada 700 bibit kayu api-api (Avicennia.sp) yang ditanam bersama masyarakat di Pantai Purnama. Lokasi ini mengalami abrasi dampak ombak selat Rupat.

Saat tiba di lokasi, Menteri LHK Siti Nurbaya terlihat serius menyimak dan mencatat berbagai laporan yang disampaikan perangkat pemerintah setempat mengenai abrasi yang menghilangkan daratan pantai mereka.

Penanaman ini menandai pertama kali penanaman mangrove dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Provinsi Riau tahun 2021, yang dilaksanakan oleh KLHK bersama dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

Kota Dumai mendapatkan alokasi penanaman mangrove tahap pertama yang akan dikerjakan dalam waktu dekat seluas 408 ha, dan jumlahnya kemungkinan besar akan terus bertambah seiring verifikasi dilapangan.

Adapun target penanaman untuk Riau tahun ini seluas 15 ribu HA, dari target nasional seluas 83 ribu HA di tahun 2021.

”Kita akan kerja bersama untuk pemulihan ekosistem mangrove.

Kolaborasi antara pusat dan daerah akan terus kita tingkatkan, karena itu hari ini saya juga bawa Pak Wakil Menteri dan banyak pejabat KLHK agar nanti terus ada tindaklanjut kerja lapangannya bersama-sama masyarakat,” kata Menteri Siti Nurbaya, Sabtu (10/4/2021) di Kota Dumai.

PEN Mangrove merupakan salah satu program padat karya KLHK dan BRGM yang bertujuan untuk memulihkan lingkungan sekaligus pemulihan ekonomi.

Seluruh kegiatan PEN Mangrove melibatkan kelompok masyarakat.

Tahun 2020 melalui BPDASHL Indragiri Rokan KLHK, PEN Mangrove melibatkan 36 kelompok masyarakat, dengan luas total yang ditanam 692 Ha. Melibatkan pekerja sebanyak 1.472 orang, dengan 48.473 Hari Orang Kerja (HOK).

Adapun jumlah bibit atau propagul yang ditanam mencapai 3.625.900 batang.

Pada tahun yang sama, khusus di Kota Dumai juga telah dibagikan bibit Produktif dengan jenis tanaman Jambu Kristal, Lengkeng, Mangga, Manggis, Pinang dan Sirsak dengan jumlah total 5.000 bibit.

Untuk tahun 2021, BPDASHL Indragiri Rokan akan melanjutkan kerja Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di wilayah Riau dan Sumatera Barat. Untuk RHL penanaman tahun 2021 (P0) seluas 1.900 HA. RHL pemeliharaan tahun ketiga (P3) seluas 15.100 HA.

Selain itu juga ada program pembuatan bangunan KTA, sebanyak 90 unit terdiri dari DAM Penahan dan Gully Plug. Adapun jumlah bibit persemaian permanen tersedia 750.000 batang.

Ikut dalam rombongan SAM LHK, TAM LHK, Sekditjen PSLB3, Sekditjen PPI, Direktur Konservasi Tanah dan Air, Ditjen PDASHL, Direktur Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat Ditjen PSKL KLHK, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, dan Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Ditjen PPI KLHK.

selanjutnya menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan tujuan kunjungan kerjanya di kota Dumai dan menyampaikan kata sambutan,Hari ini saya bawa banyak pejabat KLHK, karena mereka inilah yang menindaklanjuti berbagai masalah yang berada di dalam masyarakat.”paparnya Siti.

Sesuai arahan Bapak Presiden, kami para Menteri selalu berada di lapangan untuk bekerja lebih nyata, konkrit dan menjelaskan solusinya, ” kata Siti Nurbaya.

Setiap hari berbagai laporan dari masyarakat masuk melalui berbagai platform pesan. Dikatakan Menteri Siti yang paling masuk ke WA-nya adalah laporan dari Riau.

Karena itu kalau kita bisa bersama-sama sinergi beresin masalah di Riau, itu sama seperti kita beresin masalah di Indonesia.” Ungkapnya.siti.

Salah satu solusinya yang belakangan melalui kerja kolaborasi, dan saat ini juga sudah ada UU Cipta Kerja yang sangat berpihak kepada masyarakat, ” tegas Menteri Siti.

Sementara itu Walikota Dumai Paisal terimakasih atas kunjungan Menteri LHK beserta rombongan di masa 45 hari kerja. Harapan ini dapat menjadi kebangkitan kota Dumai.” Kata Paisal.

Berbagai kawasan dilaporkan, diantaranya mengenai rencana pengembangan Food Estate, program iklim kampung, pembangunan Islamic Center, CSR, pembangunan alun-alun, pembangunan ekowisata taman satwa, pelestarian Hutan Mangrove, program TORA, Perhutanan Sosial dan lainnya.

” Terimakasih atas kunjungan Ibu Menteri, Pak Wakil Menteri beserta rombongan yang datang memberi banyak bantuan dan perhatian.

Kami sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk membangun Kota Dumai, ” kata Paisal.

Dalam pemberian bantuan ini dari Ditjen PSLB3 KLHK berupa satu unit dump truk dan dua unit sepeda motor roda tiga untuk Pemko Dumai.

Selain itu KLHK melalui BPDASHL Indragiri Rokan juga menyerahkan bantuan Kebun Bibit Desa (KBD) kepada empat kelompok di Kota Dumai. Penerimanya dari Kelompok Mekar Sejati, Kelurahan Bukit Timah, Kelompok Sarikaya, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kelompok Tuah Jaya, Kelurahan Mekar Sari, dan Kelompok Al Amin (Pondok Pesantren Al Amin), Kelurahan Bagan Keladi, masing-masing mendapatkan program bantuan senilai Rp100 juta.

Untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, dua kelompok di Kota Dumai yakni Kelompok Mawar Asoka dan Kelompok Bukit Mekar, juga mendapatkan Bantuan Pengembangan Perhutanan Sosial Nusantara (Bang Pesona) dari Ditjen PSKL KLHK.

Dua kelompok lainnya berasal dari Kabupaten Kampar dan Siak. Masing-masing kelompok mendapatkan program bantuan senilai Rp50 juta.

KLHK juga memberikan perhatian pada masalah sampah di Kota Pekanbaru, dengan memberikan bantuan peralatan sampah untuk mendukung Program Kampung Iklim (Proklim) bagi Kelurahan Tobekgodang, Kelurahan Binawidya, Kelurahan Sidomulyo Baru Barat, Kelurahan Tangerang Selatan, Kelurahan Air Dingin, dan Kelurahan Umban Sari.

Masing-masing kelompok Proklim mendapatkan Satu unit roda tiga, satu unit komposter, satu unit pencacah organik, 10 unit alat biopori, 2 unit gerobak sampah, dan pelatihan yang telah digelar sebelumnya.

Seluruh barang bantuan sudah diterima oleh masing-masing kelompok dan kelompok sudah bisa dimanfaatkan. Setiap kelompok juga mendapatkan pendampingan dan pelatihan langsung oleh tim yang diturunkan khusus KLHK.

Usai menyerahkan bantuan, Menteri dan Wamen LHK bersama rombongan berkesempatan mengunjungi Kebun Bibit Desa (KBD), Kegiatan Bang Pesona, dan stand UMKM Kota Dumai.

Ikut dalam rombongan SAM LHK, TAM LHK, Sekditjen PSLB3, Sekditjen PPI, Direktur Konservasi Tanah dan Air, Ditjen PDASHL, Direktur Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat Ditjen PSKL KLHK, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, dan Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Ditjen PPI KLHK. kegiatan ini dihadiri Sekdaprov Riau, Bupati dan seluruh porkompimda kota Dumai.( Tim,red.sekda Dumai.)

Silahkan Komentar Berita nya

News Feed